Nasihat untuk Ibu Hamil


Oleh : dr. Anyta P. Pardede  


      KEHAMILAN adalah masa yang istimewa. Dan kelahiran si buah hati pun 
menjadi momen yang sangat ditunggu oleh seluruh anggota keluarga. 
      Para calon ibu baru pasti bertanya-tanya, hal apa sajakah yang perlu 
diperhatikan selama hamil..? 
      Semua ibu hamil dan menyusui harus betul-betul memperhatikan asupan 
makanannya, terutama mengenai jumlah kalori, dan protein yang berguna untuk 
pertumbuhan janin dan kesehatan ibu. Zat-zat yang diperlukan sang ibu selama 
masa kehamilan adalah protein, kar-bohidrat, zat lemak, vitamin, air, dan 
mineral terutama kalsium, fosfor, dan zat besi (Fe). 

      Semua zat tersebut dapat diperoleh dari makanan yang ibu makan 
sehari-hari ataupun dari pengobatan tambahan yang diberikan bila ada 
kekurangan. Yang sebenarnya penting untuk diperhatikan yaitu bagaimana cara 
mengatur menu dan cara pengolahan menu makanan. Menu sebaiknya disusun menurut 
petunjuk 4 sehat 5 sempurna. Perlu diketahui bahwa makanan yang mahal harganya 
belum tentu tinggi nilai gizinya, namun sebaliknya, banyak bahan makanan yang 
murah harganya mempunyai nilai gizi yang tinggi. Ibu hendaknya selalu makan 
sayur-sayuran dan buah-buahan yang berwarna karena nilai gizinya tinggi untuk 
kesehatan. 

      Banyak wanita berpendapat bahwa selagi hamil, makan dikurangi karena 
mereka takut janin menjadi besar sehingga sulit melahirkan. Pendapat ini tidak 
mempunyai dasar, sebenarnya ibu hamil memerlukan tambahan beberapa zat-zat 
untuk pertumbuhan janinnya agar sehat dan ini hanya bisa diperoleh dari 
makanan. 

      Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan terjadinya anemia, keguguran 
(abortus), lahir prematur (kurang bulan), perdarahan pasca per-salinan, dan 
lain-lain. Tidak jarang juga ibu yang makan berlebihan karena dianggap untuk 
dua orang sehingga dapat mengakibatkan komplikasi seperti gemuk, pre-eklampsia 
(suatu bentuk keracunan kehamilan yang dapat menyebabkan kejang dan koma pada 
ibu hamil), janin besar, dan sebagainya. Sebagai pengawasan akan kecukupan gizi 
ibu hamil dan pertumbuhan kandungannya dapat diukur berdasarkan kenaikan berat 
badan. 

      Timbanglah berat badan setiap kali periksa kehamilan, berat badan akan 
bertambah sesuai dengan pertumbuhan bayi dalam kandungan. Kenaikan berat badan 
rata-rata antara 6.5 sampai 16 kg (10-12 kg). Kenaikan berat badan yang 
berlebihan atau bila berat badan ibu turun setelah kehamilan triwulan kedua, 
haruslah menjadi perhatian.

      Hindari Merokok!! 

      Pada prinsipnya, merokok adalah kebiasaan yang dapat merugikan kesehatan, 
baik bagi pria maupun wanita. Hubungan erat antara penyakit jantung, paru-paru, 
dan kanker dengan kebiasaan merokok tentunya sudah menjadi pengetahuan umum. 

      Sayangnya, dampak negatif rokok terhadap wanita tidak sesempit itu. Pada 
wanita perokok terjadi peningkatan risiko munculnya kasus kehamilan di luar 
kandungan dan keguguran. Selain itu, sebagaimana yang tertulis dengan jelas 
dalam setiap kemasan rokok, kebiasaan merokok dapat menyebabkan timbulnya 
kecacatan pada janin. 

      Nikotin menyebabkan gangguan pada proses pelepasan ovum dan memperlambat 
motilitas tuba, sehingga risiko seorang wanita perokok untuk mengalami 
kehamilan di luar kandungan menjadi 2-4 kali lebih tinggi dibandingkan wanita 
bukan perokok. 

      Merokok juga berhubungan dengan risiko tinggi untuk mengalami kelainan 
dalam kehamilan, antara lain ketuban pecah sebelum waktunya dan gangguan pada 
plasenta (ari-ari). Kebiasaan merokok pun dikaitkan dengan kelahiran prematur 
dan berat badan bayi yang dilahirkan akan cenderung rendah. Bayi yang terlahir 
dengan berat badan yang rendah biasanya memiliki risiko tinggi untuk mengalami 
kesakitan bahkan kematian. Seluruh fakta tentang dampak negatif rokok terhadap 
kesehatan ibu hamil ini sangat penting untuk diketahui. Namun perlu diingat, 
sedalam apapun pengetahuan tersebut kita miliki, tentu tidak akan banyak 
artinya jika tidak disertai dengan upaya konkret untuk berhenti merokok. 

      Bagaimana dengan Obat-obatan? 

      Untuk pemakaian obat-obatan, jika mungkin dihindari selama kehamilan 
terutama dalam triwulan pertama. Sebelumnya perlu dipertanyakan mana yang lebih 
besar manfaatnya dibandingkan bahayanya terhadap janin, oleh karena itu harus 
dipertimbangkan pemakaian obat-obatan tersebut.

      Selama hamil, fungsi ekskresi dan keringat ibu akan bertambah. Oleh sebab 
itu, mandi sangat diperlukan untuk kebersihan/hygiene terutama perawatan kulit 
ibu. Sebaiknya menggunakan sabun yang lembut atau ringan dan tetap jagalah 
kebersihan serta keamanannya, jangan sampai tergelincir. 

      Douche dan mandi berendam tidak dianjurkan untuk ibu hamil. Gosok gigi 
juga perlu dilakukan secara teratur untuk mencegah sakit gigi. Dan pakaian yang 
digunakan pun harus longgar, bersih dan tidak ada ikatan yang ketat pada daerah 
perut.

      Perawatan buah dada juga jangan disepelekan. Buah dada merupakan sumber 
air susu ibu yang akan menjadi makanan utama bagi bayi, karena itu jauh 
sebelumnya sudah harus dirawat. Pakaian dalam yang dipakai harus sesuai dengan 
pembesaran buah dada ibu, dan sifatnya adalah menyokong buah dada dari bawah, 
bukan menekan dari depan. Pada dua bulan terakhir perlu dilakukan massage 
karena kolostrum harus dikeluarkan untuk mencegah penyumbatan. Untuk mencegah 
puting susu menjadi kering dan mudah pecah, maka puting susu dan areola 
payudara harus dirawat baik-baik dengan cara dibersihkan dengan air sabun dan 
biocream atau alkohol. 

      Sedangkan bila puting susu masuk ke dalam, hal ini diperbaiki dengan 
jalan menarik-narik keluar.
      Kondisi hamil pun bukan berarti sang ibu tidak boleh beraktivitas sama 
sekali. Justru, gerak badan tersebut banyak kegunaannya, antara lain sirkulasi 
darah menjadi baik, nafsu makan bertambah, pencernaan menjadi lebih baik, dan 
tidur pun lebih nyenyak. Ibu hamil dianjurkan untuk berjalan-jalan pada pagi 
hari dalam udara yang masih segar dan melakukan gerak badan di tempat, seperti 
berdiri-jongkok, telentang-kaki diangkat, telentang-perut diangkat, dan melatih 
pernafasan. Ibu hamil boleh bekerja seperti biasa, tetapi harus sering 
istirahat, makan teratur, dan melakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan 
teratur. Istirahat tidur siang sangat menguntungkan dan baik untuk kesehatan. 
Istirahat berbaring sedikitnya 1 jam pada siang hari akan memulihkan tenaga 
ibu. Sedangkan duduk terlalu lama dapat menyebabkan statis pembuluh darah vena 
(vena stagnasi) sehingga mengakibatkan kaki bengkak dan tromboflebitis. 

      Bukan hanya latihan-latihan fisik saja yang perlu dilakukan sang ibu 
namun juga latihan kejiwaan karena ketenangan jiwa sangat penting dalam 
menghadapi persalinan. Hamil memang merupakan suatu peristiwa yang fisiologis, 
namun banyak ibu-ibu yang tidak tenang dan selalu merasa khawatir akan 
kandungannya. Untuk itu, dokter harus dapat menanamkan kepercayaan kepada ibu 
hamil dan menerangkan apa yang harus diketahuinya karena rasa takut dan 
khawatir yang berlebihan dapat menyebabkan rasa sakit pada waktu persalinan. 
Hal ini tentu akan menganggu jalannya persalinan sehingga ibu akan menjadi 
lelah dan hilang kekuatan. 

      Untuk menghilangkan rasa cemas, harus ditanamkan kerja sama yang baik 
antara si ibu hamil dan penolong (dokter, bidan) dan diberikan penjelasan 
selagi hamil dengan tujuan menghilangkan ketidaktahuan ibu hamil tersebut.
(sumber tulisan dari ::analisadaily::)

4 thoughts on “Nasihat untuk Ibu Hamil

  1. terkadang dalam menghadapi kehamilan sy sering stress jg bahkan kadang amarah serta emosi saya meluap2 ditambah lagi dngan keadaan rumah tangga yang kadang dirundung masalah,maklum kami menikah mudah jadi kami terkadang egois dan mementingkan diri sendiri, saya mengharapkan saran bgamana kiat2 agar saya dpat menghadapi khamilan saya dngan rileks tanpa ad rasa stress yg dapat berpengaruh terhadap bayi saya.

  2. terkadang dalam menghadapi kehamilan sy sering stress jg bahkan kadang amarah serta emosi saya meluap2 ditambah lagi dngan keadaan rumah tangga yang kadang dirundung masalah,maklum kami menikah mudah jadi kami terkadang egois dan mementingkan diri sendiri, saya mengharapkan saran bgamana kiat2 agar saya dpat menghadapi khamilan saya dngan rileks tanpa ad rasa stress yg dapat berpengaruh terhadap bayi saya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s