Hati-hati Pemberian Dekongestan Pada Anak


BOSTON– Pemberian dekongestan pseudoephedrine yang biasa ditemukan pada obat batuk, flu dan alergi, tampak semakin banyak digunakan oleh anak-anak di Amerika Serikat.

Terutama paa anak yang usianya kurang dari dua tahun, hal itu dikhawatirkan berisiko keracunan dan bagi yang tidak mematuhi dosis yang direkomendasikan. Demikian diungkapkan pada peneliti di Boston Universitu Slone Epidemiology Center.

Pseudoephedrine dihubungkan dengan kematian dan kejadian merugikan pada anak balita, namun risiko trsebut sangat sulit dideteksi karena angka dari anak yang mengonsumsi dan pola penggunaannya belum diketahui dengan pasti.

Para peneliti menganalisa data 1999 hingga 2006 pada penggunaan pseuoephedrine diantara 4.267 anak yang baru lahir hingga usia 17 tahun. Termasuk survei nasional melalui saluran telepon mengenai penggunaan obat di Amerika Serikat. Ditemukan bahwa 4,9% anak tersebut mengonsumsi pseudoephedrine dalam satu minggu. Sementara penggunaan dekongestan lebih tinggi diantara anak yang berusia dibawah dua tahun yaitu 8,1%.

para peneliti menemukan 16 anak atau 7,5% dari yang mengonsumsi pseudoephedrine mengonsumsi lebih dari satu jenis obat tersebut dalam minggu yang sama termasuk anak berusia kurang dari dua tahun.

Produk pseudoephedrine yang biasa dikonsumsi anak dalam berbagai bentuk yaitu cairan (58,9%) dan tablet (24,7%). Penelitian itu jua menemukan bahwa 52 anak atau 25% dari anak yan mengonsumsi, menggunakan pseudoephedrine lebih ari satu minggu termasuk tujuah anak kurang dari dua tahun.

Penggunaan pseudoephedrine pada anak-anak lebih rendah pada tahun 2006 (2,9%) dibandingkan 1999-2005 (5,2%) berkaitan denan peraturan yang mengurangi ketersediaan dekongestan.

“Penggunaan Pseudoephedrine, terutama dalam bentuk yang beragam sangat umum diberikan pada anak-nak di AS dan membutuhkan perhatian lebih karena potensi dari obat itu yang bisa mengakibatkan gangguan kesehatan terutama untuk anak usia kurang dari dua tahun,” ujar pemimpin penelitian sekaligus assistant professor of epidemiology and pediatrics at Boston University School of Medicine, Dr. Louis Vernacchio. (healthdaynews/ri) [sumber: republika]

2 thoughts on “Hati-hati Pemberian Dekongestan Pada Anak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s