Lebih Berpeluang pada Masa Subur


RASA cemas belum dikaruniai keturunan sering menghinggapi pasangan suami istri (pasutri) yang baru menikah. Benarkah rutin berhubungan intim menjadi solusi agar cepat mengandung?

Hasrat untuk berhubungan intim menggebu-gebu kerap dirasakan oleh pasangan muda. Harapan mereka dengan rajin berhubungan intim dan melakukan bermacam teknik cepat memperoleh keturunan. Padahal, pendapat tersebut cenderung keliru.

Menurut Androlog dari RSUP Fatmawati Jakarta, Dr Nugroho Setiawan MS SpAnd, hubungan intim setiap hari tidak menjamin segera hamil. Hal tersebut justru menyebabkan istri susah hamil. Penyebabnya, kualitas sperma yang masuk ke dalam vagina malah tidak bagus. “Kualitas sperma yang bagus tersimpan selama 3-5 hari di tubuh pria,” ungkapnya.

Artinya, kalau sperma dikeluarkan kurang dari tiga hari atau lebih dari lima hari, kualitasnya akan lebih buruk. Selain itu, kualitas sperma dapat hidup di dalam vagina pun hanya tiga hari.

Komposisi sperma terdiri atas air (cement) dan sperma. Adapun sperma yang dapat masuk ke dalam rahim wanita adalah yang memiliki kualitas yang baik. Sedangkan yang tidak bagus akan keluar lagi.

Selain frekuensi, posisi hubungan intim pun tidak menentukan. Menurut Nugroho, posisi apa pun sesungguhnya tidak berpengaruh karena sperma dalam hitungan detik akan berjalan dengan kekuatan ekornya sendiri lalu masuk ke rahim wanita.

Dokter yang juga berpraktik di RS Internasional Bintaro itu menyangkal mitos-mitos yang berkembang, seperti menggunakan bantal di pinggang atau mengangkat kaki ke atas setelah berhubungan intim dapat menyebabkan kehamilan.

“Mitos-mitos tersebut tidaklah benar. Sebenarnya pasangan suami istri cukup berhubungan saat masa subur. Sehingga peluang kehamilan lebih besar,” tuturnya.

Kualitas hubungan intim biasanya juga diukur dari keberhasilan tercapainya klimaks bagi kedua belah pihak. Namun, kendati sudah menggapai “puncak”, mengapa kehamilan tak kunjung terjadi?

Menurut konsultan seksologi, Dr Naek L Tobing, kemungkinan hal tersebut disebabkan kondisi sperma suami yang kurang subur. Atau sang istri saat masa subur justru tidak keluar sel telurnya. “Bisa juga karena tidak cocok duaduanya,” ungkap Naek.

Adapun pasutri baru dikatakan infertil jika mereka rajin berhubungan intim selama setahun. Jika segala upaya telah ditempuh tapi tak kunjung berbuah kehamilan, pasutri harus segera mencari pertolongan ke dokter.

Faktanya, pasutri biasanya baru memeriksakan diri ke dokter setelah lebih dari setahun, sehingga agak terlambat. Spesialis Kebidanan dan Kandungan dari RS Bersalin YPK Jakarta, Dr Arju Anita SpOG menyarankan untuk melakukan pemeriksaan sistematik bila setelah satu tahun seorang istri sama sekali tidak pernah hamil.

“Pemeriksaan pada wanita untuk memastikan bahwa tidak ada masalah pada organ reproduksi seperti rahim, indung telur, dan ovarium,” papar dokter yang juga berpraktik di Jakarta Medical Center.

“Misalkan pemeriksaan hormonal untuk melihat siklus hormon naik-turun. Pemeriksaan ini untuk menentukan hari pertama datang bulan sehingga dapat ditentukan masa suburnya,” urainya.

Pihak suami juga dilakukan pemeriksaan sperma. Pemeriksaan sperma bertujuan melihat jumlah, gerakan, dan daya tahan sperma.(sindo//tty)

diambil dari ::okezone::

5 thoughts on “Lebih Berpeluang pada Masa Subur

  1. aku ceritanya pengantin baru nih…kebetulan suami sedang tugas luar kota, haid saya normal 28hr..dihari ke3 sebelum haid kami berhubungan (kondisi suami blm berhubungan dari “M” terakhir, krn dinas luar kota..)sampai dengan saat sekarang (8hr) dari yang seharusnya sudah “M” tp kok blm juga yah..?berarti sudah telat 5hr…

    Apakah berhubungan sedang dalam masa tidak subur(kekosongan) bisa hamil juga ya..? saya blm bilang kesuami soal ini..takut cm bikin seneng sesaat…

    Help inputnya..

  2. Ping-balik: LPLPX.COM » Blog Archive » Ask Bibi Lung when You’re Expecting [Cool Links]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s