Kehamilan, Darah Tinggi dan Penyakit Jantung


Ibu hamil yang memiliki tekanan darah tinggi perlu waspada. Riset mutakhir yang dilansir dalam Journal Hypertension menyebutkan darah tinggi pada perempuan hamil bisa menjadi tanda bakal adanya penyakit jantung atau diabetes di masa mendatang.

Tim peneliti dari dari Belanda menggelar riset terhadap 491 perempuan yang sudah menopause. Ternyata mereka yang semasa hamil mengalami tekanan darah tinggi, menyandang risiko 57 persen lebih tinggi terjadinya pengerasan kalsium di bagian arteri. Pengerasan atau istilah medisnya atherosclerosis, sering dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung. “Hasil riset ini memiliki dampak yang sangat penting terhadap penanganan ibu hamil yang tekanan darahnya tinggi”, kata Dr Michael L.Bots, salah seorang peneliti.

Ibu hamil yang memiliki tekanan darah tinggi biasanya merupakan gejala dari preeclampsia, yakni suatu gangguan yang muncul saat usia kehamilan lebih dari 20 minggu. Preeclamsia bisa membahayakan plasenta, menyebabkan keguguran, penyakit ginjal akut, gangguan hati dan pendarahan di otak. Dalam kondisi yang lebih serius, disebut pula dengan eclampsia, atau keracunan pada kehamilan.

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan selama kehamilan, sebaiknya ibu hamil teratur memeriksakan tekanan darahnya, selain itu untuk mencegah penyakit jantung, para calon ibu disarankan untuk melakukan olahraga ringan, banyak konsumsi sayur dan buah, serta berhenti merokok.

Sumber: Health Day
Penulis: An

diambil dari ::kompas::

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s