Pelajari, Enam Aspek Penting Pada ASI


Keunggulan dan manfaat menyusui dapat dilihat dari beberapa aspek diantaranya adalah aspek imunologik, psikologik, kecerdasan, Neurologis, ekonomis dan penundaan kehamilan. Berikut ini penjabaran mengenai berbagai aspek tersebut. Pertama manfaat ASI dilihat dari aspek imunologik. Aspek imunologik memiliki lima hal penting. Pertama, ASI mengandung zat anti infeksi, bersih dan bebas kontaminasi. Kedua, Immunoglobulin A (Ig.A) dalam kolostrum atau ASI kadarnya cukup tinggi. Sekretori Ig.A tidak diserap tetapi dapat melumpuhkan bakteri patogen E. coli dan berbagai virus pada saluran pencernaan. Laktoferin yaitu sejenis protein yang merupakan komponen zat kekebalan yang mengikat zat besi di saluran pencernaan.

Ketiga, Lysosim, enzym yang melindungi bayi terhadap bakteri (E. coli dan salmonella) dan virus. Jumlah lysosim dalam ASI 300 kali lebih banyak daripada susu sapi. Keempat, sel darah putih pada ASI pada 2 minggu pertama lebih dari 4000 sel per mil. Terdiri dari 3 macam yaitu: Brochus-Asociated Lympocyte Tissue (BALT) antibodi pernafasan, Gut Asociated Lympocyte Tissue (GALT) antibodi saluran pernafasan, dan Mammary Asociated Lympocyte Tissue (MALT) antibodi jaringan payudara ibu. Kelima, faktor bifidus, sejenis karbohidrat yang mengandung nitrogen, menunjang pertumbuhan bakteri lactobacillus bifidus. Bakteri ini menjaga keasaman flora usus bayi dan berguna untuk menghambat pertumbuhan bakteri yang merugikan.

Dapat juga dilihat melalui aspek Psikologik. Aspek Psikologik mengandung tiga hal penting. Pertama, rasa percaya diri ibu untuk menyusui, bahwa ibu mampu menyusui dengan produksi ASI yang mencukupi untuk bayi. Menyusui dipengaruhi oleh emosi ibu dan kasih saying terhadap bayi akan meningkatkan produksi hormon terutama oksitosin yang pada akhirnya akan meningkatkan produksi ASI. Dua, Interaksi Ibu dan Bayi: Pertumbuhan dan perkembangan psikologik bayi tergantung pada kesatuan ibu-bayi tersebut. Tiga, pengaruh kontak langsung ibu-bayi : ikatan kasih sayang ibu-bayi terjadi karena berbagai rangsangan seperti sentuhan kulit (skin to skin contact). Bayi akan merasa aman dan puas karena bayi merasakan kehangatan tubuh ibu dan mendengar denyut jantung ibu yang sudah dikenal sejak bayi masih dalam rahim.

Manfaat ASI juga dapat dilihat dari aspek kecerdasan. Aspek kecerdasan ini memiliki dua poin penting. Pertama, Interaksi ibu, bayi dan kandungan nilai gizi ASI sangat dibutuhkan untuk perkembangan system syaraf otak yang dapat meningkatkan kecerdasan bayi. Kedua, penelitian menunjukkan bahwa IQ pada bayi yang diberi ASI memiliki IQ point 4.3 point lebih tinggi pada usia 18 bulan, 4-6 point lebih tinggi pada usia 3 tahun, dan 8.3 point lebih tinggi pada usia 8.5 tahun, dibandingkan dengan bayi yang tidak diberi ASI.

Selain itu dapat dilihat dari aspek Neurologis. Dengan menghisap payudara, koordinasi syaraf menelan, menghisap dan bernafas yang terjadi pada bayi yang baru lahir itu bisa lebih sempurna. Lalu bisa dilihat dari aspek ekonomis. Dengan menyusui secara eksklusif, ibu tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makanan bayi sampai bayi berumur 4 bulan. Dengan demikian akan menghemat pengeluaran rumah tangga untuk membeli susu formula dan peralatannya. Terakhir ada juga aspek penundaan kehamilan. Dengan menyusui secara eksklusif dapat menunda haid dan kehamilan, sehingga dapat digunakan sebagai alat kontrasepsi alamiah yang secara umum dikenal sebagai Metode Amenorea Laktasi atau yang disingkat MAL. (yz)

Iklan

2 thoughts on “Pelajari, Enam Aspek Penting Pada ASI

  1. Salam kenal, nama saya tika.

    Anak saya usia 1bln 1 minggu. Sejak hari pertama kelahirannya, sy mengalami kesulitan cara menyusui. ASI keluar, tapi bayinya ga mau nyusu, mungkin saya termasuk kategori puting datar n waktu itu saya kurang info caranya menyusui jika kasus puting datar (yg ternyata katanya bukan masalah). Jadi sejak hari pertama, ASI (kolostrum) saya pompa (dengan pompa elektrik).

    Yang ingin saya tanyakan, apakah ada dampak secara psikologis bayi yg minum asi melalui botol susu?

    Baru2 ini saya mencoba lagi menyusui langsung dari payudara. Bayinya tetap mengalami kesulitan. Dia nangis2 terus (kalau saya paksain, 15 menit-1/2 jam bisa nangis terus) Kalau udah ga tega gitu(mukanya ampe merah banget gara2 kelamaan nangis), akhirnya saya pasrah kembali ke botol susu. Apakah terjadi dia bingung puting ya? mengingat usianya baru 1 bulanan, apakah mungkin minum susu dengan cara disendokin?

    So far, saya konsultasi dengan beberapa bidan, tapi tanggapan mereka liat kondisi ky gitu, “ya, dicoba terus aja bu…”
    Saya tambah bingungnya, kondisi saya ni dimana salahnya, putingnya kah, ato posisinya, ato apa ya?

    Menurut ibu, apakah sebaiknya saya tetap belajar menyusui langsung dari payudara, atau pemberian asi dengan botol susu tetap lanjut ya? Sejauh ni saya tetap say YES 4 ASI (walopun mirisnya disusui pake dot..)

    Mohon sarannya ya bu.. Terima kasih

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s