Hati-Hati Migrain Selama Hamil


Mengalami migrain saat mengandung bagi sejumlah perempuan akan menjadi indikasi yang kuat telah terjadinya penyakit jantung dan resiko terkena stroke. Peringatan itu terungkap dalam pertemuan tahunan `the American Academy of Neurology` yang digelar di Boston (AS). Dr Cheryl Bushnell dengan tegas mengatakan adanya kaitan yang erat antara migrain selama kehamilan dengan penyakit jantung dan stroke.

Selain berisiko terkena penyakit jantung dan stroke, Dr Cheryl Bushnell yang merupakan asisten profesor dari `the Duke Center for Cerebrovascular Disease` di Duke University Medical Center, ini juga menyebut bakal berkaitan sangat erat dengan sejumlah resiko pernyakit yang berkaitan dengan keseahtan jantung seperti serangan jantung.

Dr Bushnell mengaku hasil penelitianya masih menyisakan banyak pertanyaan namun para wanita seharusnya sudah mulai melakukan langkah bagaimana melindungi diri mereka sendiri. “Sangat jelas dan bukan kasus dimana hasil penelitian kami akan menjadi awal penelitian lanjutan,’ ungkap Dr Cheryl Bushnell.

Ia kemudian berasumsi bahwa para perempuan hamil yang mengalami migrain dipastikan akan memiliki masalah pada jantung dan sebaiknya saat kehamilan berlangsung para perempuan ini harus mampu mengontrol migrain yang mereka idap. “Ini hanyalah bagaimana melakukan pendekatan,” tandas Dr Bushnell.

Dr Richard Lipton yang merupakan direktur dari `the Montefiore Headache Center` sekaligus profesor neurology dan epidemiology di `Albert Einstein College of Medicine` New York mengatakan bahwa mereka yang mengalami migrain sebaiknya melakukan hal yang sama seperti para penderita penyakit diabetes atau kolesterol tinggi.

Karena melakukan pengecekan dianggap lebih baik ketimbang harus menghadapi komplikasi dimasa mendatang. Riset sebelumnya menyebut bahwa migrain akan berisiki tinggi pada perempuan penderita stroke saat kehamilan terjadi. Uniknya penyakit migrain biasanya tidak membedakan apakah perempuan yang diserangnya sedang hamil atau tidak.

Dr Lipton menilai banyak kejadian yang telah menunjukan migrain memiliki kaitan erat dengan terjadinya penyakit jantung dan stroke. Dalam studinya Dr Bushnell mengumpulkan data para perempuan hamil dikurun waktu 2000-203 dimana 17 juta perempuan yang dipantau 34,000 perempuan telah diketahui menjalani terapi migrain.

Secara statisik, perempuan yang mengalami migrain selama kehamilan akan memiliki resiko 19 kali lebih tinggi terkena stroke, lima kali lebih tinggi terkena penyakit jantung dan dua kali lebih tinggi terkena penggumpalan darah. Perempuan yang berusia 35 tahun keastas yang diketahui melahirkan bayi juga termasuk kelompok yang diperkirakan mengidap migrain selama hamil.

Penyakit migrain biasanya tidak disamakan dengan penyakit kepala sebagai akibat tekanan tertentu. Perempuan yang tengah mengandung dan kemudian terkena migrain tidak disarankan untuk mengkonsumsi obat seperti aspirin meski itu mendapatkan rekomendasi dari ahli kesehatan. (PEREMPUAN)

3 thoughts on “Hati-Hati Migrain Selama Hamil

  1. Informasinya sangat berguna. Aku memang sedang mencari artikel ini, karena sekarang aku sering sakit kepala meski tak berat, khawatir migrain. Tapi semoga bukan. Semoga hanya bawaan orok saja. Kini aku sedang hamil 7 bulan.
    Salam kenal bibi lung..🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s