Cabut Gigi Beresiko Untuk Ibu Hamil Besar?


Dok, Apakah ada efek sampingnya melakukan pencabutan gigi pada saat sedang hamil besar? Saya pernah dengar ibu hamil yg punya penyakit gigi memiliki resiko lebih besar mendapatkan bayi dg berat badan rendah. Sementara saat ini saya juga mengalami pembekakan gusi dan mengeluarkan darah. Sebab saya memiliki gigi berlubang dan saya sejak usia 10 tahun belum pernah konsultasi ke dokter gigi. Apakah ada cara lain utk mengatasinya? Armerry, 27 tahun  

 

Jawaban :
Dear ananda Armerry, Sepertinya ananda ini cukup tahu banyak hal seputar kehamilan. Penyakit gigi itu dapat mengakibatkan kurangnya nafsu makan yang memerlukan proses mengunyah. Bila sudah demikian dan tidak ada pengalihan konsumsi yang lebih bergizi-tanpa dikunyah (seperti susu, jus, atau semua makanan yang berbentuk cair-tanpa pengunyahan), dan tentunya bila berlangsung lama membuat porsi bahan untuk pertumbuhan janin jadi juga kurang. Dalam keadaan seperti ini, si bayi akan terlebih dahulu ‘menyedot’ depot dari tubuh si ibu. Ini tidak akan jadi masalah kalau si ibu sendiri berbadan gemuk, pasokan makan si janin tercukupi dengan mudah, tapi jika si ibu kurus, tentunya juga akan berdampak langsung ke janin. Kehamilan akan mempengaruhi kerja hormon kehamilan tertentu yang dapat membuat permeabilitas pembuluh darah melebar sehingga sistem peredaran pembuluh darah jadi ikut meningkat. Ini mengakibatkan mudahnya terjadi pendarahan lebih hebat jika terkena “jejas” / ‘injury’ fisik seperti misalnya pada prosedur pencabutan gigi. Gigi berlubang / sakit gigi ataupun sakit gusi, jika belum terjadi komplikasi sakit atau susah mengunyah , jika belum begitu mendesak, atau malah timbul bau mulut, bisa diatasi dulu dengan menjaga kebersihan gigi, gusi dan lidah dengan baik. Gunakan sikat gigi yang lebih lunak tapi bentuk dan kegunaannya efektif. Coba juga berkumur dengan obat kumur / obat penyempit pembuluh darah lokal-sesaat, ekstrak daun sirih atau cengkeh dapat dicoba. Untuk saat ini coba bersabar, kelahiran bayi ananda tinggal 2 bulan lagi, kan ? Setelah anak ananda lahir, silakan saja ananda ke dokter gigi untuk cabut gigi atau untuk berkonsultasi masalah pembengkakan dan pendarahan gusi ananda itu. Tapi kalau memang muncul sakit yang tak tertahankan atau pendarahan gusi yang berlebihan, bisa saja ananda ke dokter gigi, kemungkinan ada unsur rangsang neurogen (persyarafan) yang tak terduga. Demikian penjelasan dari kami, semoga bermanfaat. (dari: MediaSehat)

Iklan

One thought on “Cabut Gigi Beresiko Untuk Ibu Hamil Besar?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s