Efek Imunisasi Pada Anak


Oleh: Dra Delina Hasan MKes Apt

Pertanyaan Saya seorang ibu yang telah mempunyai dua orang putra , yang pertama berumur lima tahun dan yang kedua berumur dua bulan. Anak pertama saya sudah pernah melakukan imunisasi, yaitu pada umur tiga bulan dan sembilan bulan. Setelah imunisasi yang pertama, besok harinya anak saya badannya panas, lalu saya bawa ke dokter, diberi obat penurun panas sembuh. Pada imunisasi yang kedua, beberapa jam kemudian anak saya badannya panas disertai ruam, saya bawa lagi ke dokter diberi obat sembuh. Untuk anak yang ke dua saya belum pernah imunisasi, karena takut anak saya malah menjadi sakit. Karena pengalaman saya ini, saya ingin mengajukan beberapa pertanyaan kepada pengasuh rubrik kesehatan Republika, pertanyaan saya adalah:

1. Apa efeknya jika seorang anak tidak diimunisasi?

2. Pada imunisasi terdahulu, anak badannya menjadi panas setelah diimunisasi, bagaimana dengan imunisasi selanjutnya apakah dilanjutkan atau tidak?

3. Bagaimana imunisasi untuk bayi prematur?

4. Saya melihat pada waktu pemberian vaksin polio pada bayi, tidak semua bayi langsung menelan vaksin tersebut, ada juga bayi yang memuntahkannya, ini bagaimana?

5. Setelah pemberian imunisasi PIN, apakah bayi boleh langsung diberi ASI?

6. Saya melihat anak-anak beberapa kali mendapat imunisasi di sekolah. Apakah masih perlu imunisasi, setahu saya anak tersebut sewaktu balita sudah pernah diimunisasi?

Mohon maaf kalau pertanyaan saya terlalu banyak, terima kasih.

Ibu Nur Amalia, Lombok (Nusa Tenggara Barat)

Jawaban

Ibu Nur Amalia,

Pertanyaan Ibu bagus sekali. Jawaban ini mudah-mudahan sekaligus juga menjadi pengetahuan bagi ibu-ibu yang lain yang belum memahami dengan jelas tentang imunisasi. Jawaban kami untuk pertanyaan ibu yang pertama, pada prinsipnya semua anak memang perlu diimunisasi. Dengan memberikan imunisasi berarti kita telah memberikan perlindungan kepada anak terhadap penyakit yang berkaitan dengan imunisasi tersebut. Kalau anak tidak diimunisasi tentu mempunyai efek, yaitu sangat rentan atau mudah terkena penyakit, yang terkadang sampai mengakibatkan kecacatan bahkan kematian.

Jawaban untuk pertanyaan dua, jika ada kejadian ikutan setelah imunisasi seperti panas hanya satu hari, ini dianggap ringan, maka vaksinasi berikutnya dapat dilanjutkan sesuai jadwal. Tetapi jika berat, dosis berikut sebaiknya tidak dilanjutkan. Kalau ini terjadi sebaiknya dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Yang dimaksud dengan kejadian ikutan setelah imunisasi adalah, “semua kejadian sakit dan kematian yang terjadi dalam masa satu bulan setelah imunisasi”. Pada keadaan tertentu lama pengamatan kejadian ikutan setelah imunisasi dapat mencapai masa 42 hari (artritis kronik setelah vaksinasi rubela) atau bahkan sampai enam bulan (infeksi virus campak vaccine-strain pada pasien imunodefisiensi setelah vaksinasi campak).

Pada umumnya reaksi terhadap obat dan vaksin dapat merupakan reaksi simpang (adverse effects), atau kejadian lain yang bukan terjadi akibat efek langsung vaksin. Reaksi tersebut antara lain dapat berupa efek farmakologis, efek samping (side-effects), interaksi obat, intoleransi, reaksi idiosinkrasi dan reaksi alergi yang umumnya secara klinis sulit dibedakan. Efek farmakologis, efek samping, serta reaksi idiosinkrasi umumnya terjadi karena potensi vaksin sendiri, sedangkan reaksi alergi merupakan kepekaan seseorang terhadap unsur vaksin dengan latar belakang genetik.

Jawaban untuk pertanyaan tiga, bagaimana imunisasi untuk bayi prematur? Pemberian imunisasi untuk bayi prematur sebaiknya ditunda. Pemberian imunisasi seperti vaksin polio oral dapat dilakukan setelah bayi prematur tersebut berumur dua bulan atau berat badan bayi tersebut sudah mencapai lebih dari 2000 gram, demikian juga untuk vaksin Dipteri Pertusis Tetanus (DPT), Hepatitis B, Hib (Haemophylus influenzae tipe b).

Untuk pertanyaan empat, bagaimana jika vaksin tersebut setelah pemberian dimuntahkan. Jawabannya, pemberian ulang harus dilakukan. Jika muntah terjadi sebelum sepuluh menit, segera berikan lagi vaksin polio dengan dosis sama. Jika muntahnya berulang, berikan lagi pada keesokan harinya dengan dosis yang sama.

Jawaban untuk pertanyaan lima, air susu ibu (ASI) dapat diberikan segera setelah pemberian imunisasi PIN, karena Asi juga mengandung antibodi yang dapat mengikat vaksin polio oral, sehingga akan meningkatkan kekebalan anak terhadap penyakit polio.

Jawaban untuk pertanyaan terakhir, apakah anak masih perlu imunisasi pada hal anak tersebut sudah pernah diimunisasi di sekolah. Beberapa imunisasi perlu diberikan ulang pada saat anak tingkat sekolah dasar, seperti imunisasi campak, difteri tetanus (DT) dan tetanus toxoid. Campak dan DT diberikan pada saat kelas 1, sedangkan TT diberikan pada kelas 2, 3 dan 6. Kejadian yang sering timbul di masysrakat, anak yang sudah diimunisasi sewaktu bayi, ternyata pada usia lima sampai tujuh tahun masih terkena campak dan pada usia 10 tahun masih dijumpai kasus difteria. oleh karena itu perlu diimunisasi ulang pada saat usia sekolah. Demikian penjelasan yang dapat kami informasikan, mudah-mudahan ada manfaatnya bagi ibu dan para pembaca rubrik ini.

© 2003 Hak Cipta oleh Republika Online

Hangtuah Digital Library: Selasa, 24 September 2002

3 thoughts on “Efek Imunisasi Pada Anak

  1. assallamualiakum ,dok saya mau tanaya.
    saya merencanakan untuk hamil,tagl 4 nov 2009 sy terahir minum pil,hari terahir mens saya tgl13 nov, tgl 18 nov saya dapat vacinasi mexican griep, kami sedang merencanakan punya anak, tapi saya takut kalau bulan depan tes kehamilan saya hamil,, pertanyaan saya bagaimana efek ke kehamilan dan bayai karena saya sudah di vacin mexicans griep (flu mexican), maaf saya tinggal di belanda,dan sya juga kerja di rs disini bnyk pasien di rawat dengan mexicans flu,terimakasih sebelumnya

    wassalam
    eli

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s