Arsip

Archive for the ‘kehamilan’ Category

Aborsi dalam Pandangan Hukum Islam

Kamis, 12 November 2009 bibilung 2 komentar

Soal: Ustadz yang terhormat, saya ingin bertanya. Apa hukumnya aborsi dalam pandangan Islam? Jika boleh, saat kapan kita bisa melakukan aborsi? Soalnya ada sebagian orang yang mengatakan bahwa sejak sel sperma ketemu dengan ovum (sel telur), hukum aborsi haram. Tetapi ada sebagian orang yang mengatakan bahwa sebelum 40 hari, hukum aborsi mubah. Yang mana yang benar? Mohon penjelasannya.

Jawab: Pendahuluan

Pertama-tama harus dideklarasikan bahwa aborsi bukanlah semata masalah medis atau kesehatan masyarakat, melainkan juga problem sosial yang terkait dengan paham kebebasan (freedom/liberalism) yang dianut suatu masyarakat. Paham asing ini tak diragukan lagi telah menjadi pintu masuk bagi merajalelanya kasus-kasus aborsi, dalam masyarakat mana pun. Data-data statistik yang ada telah membuktikannya. Di luar negeri, khususnya di Amerika Serikat, dua badan utama, yaitu Federal Centers for Disease Control (FCDC) dan Alan Guttmacher Institute (AGI), telah mengumpulkan data aborsi yang menunjukkan bahwa jumlah nyawa yang dibunuh dalam kasus aborsi di Amerika — yaitu hampir 2 juta jiwa — lebih banyak dari jumlah nyawa manusia yang dibunuh dalam perang mana pun dalam sejarah negara itu. Sebagai gambaran, jumlah kematian orang Amerika Serikat dari tiap-tiap perang adalah: Perang Vietnam 58.151 jiwa, Perang Korea 54.246 jiwa, Perang Dunia II 407.316 jiwa, Perang Dunia I 116.708 jiwa, Civil War (Perang Sipil) 498.332 jiwa. Secara total, dalam sejarah dunia, jumlah kematian karena aborsi jauh melebihi jumlah orang yang meninggal dalam semua perang jika digabungkan sekaligus (www.genetik2000.com). Read more…

Foto Janin di Dalam Rahim

Minggu, 8 November 2009 bibilung 5 komentar

Jutaan keajaiban sudah tercipta seiring dengan tumbuhnya embrio dalam rahim seorang wanita. Pernahkah kita membayangkan wajah mereka di dalam rahim?

 

Hidayatullah.com–Ketika foto embrio manusia yang sedang berkembang karya Lennart Nilsson pertama kali ditampilkan di majalah Life pada tahun 1965, gambarnya menimbulkan kehebohan. Hanya dalam hitungan hari, sebanyak 8 juta segala hasil cetakan (koran/majalah) yang memuatnya terjual habis.

fulan1.jpg

Embrio berusia 5 minggu. Diperkirakan panjangnya 9 mm. Tahap pembentukan wajah, dengan mulut yang terbuka, lubang hidung dan mata

Dalam Basic Human Embryology oleh Williams P, rujukan yang biasa dipakai dalam bidang embriologi, dikatakan, “”Kehidupan dalam rahim memiliki tiga tahapan: pre-embrionik; dua setengah minggu pertama, embrionik; sampai akhir minggu ke delapan, dan janin; dari minggu ke delapan sampai kelahiran.”

fulan2.jpg

Berusia 8 minggu, embrio yang berkembang pesat dilindungi dengan baik oleh kantung amnion

 

Teknologi maju memungkinkan gambar embrio yang sedang berkembang diambil dengan hasil yang lebih jelas dan lebih besar. Gambar bisa diambil dengan menggunakan kamera konvensional yang dilengkapi lensa mikro. Atau bisa juga menggunakan alat endoskopi. Teknologi pemindaian mikroskop elektron memungkinkan Nilsson mengambil ratusan atau bahkan ribuan gambar embrio yang mengagumkan. Read more…

Categories: kehamilan Tag:, , ,

Stres di Awal Kehamilan, Kurangi BB Janin

Minggu, 1 November 2009 bibilung Tinggalkan komentar

Stres saat bekerja dapat meningkatkan kemungkinan bayi lahir berat badan rendah. Demikian diungkap sebuah penelitian yang dimuat dalam American Journal of Public Health.

Para peneliti asal Belanda menganalisa jawaban dari 8.266 wanita hamil yang mengisi rangkaian pertanyaan mengenai pekerjaan dan lingkungan kerja. Penelitian membuktikan, bekerja selama 32 jam atau lebih per minggu dengan tuntutan yang tinggi selama tri semester awal kehamilan dapat berdampak pada berat badan bayi.

Kombinasi dari stres pekerjaan yang tinggi dan waktu bekerja yang panjang diyakini sebagai hal utama yang mempengaruhi penurunan berat badan janin dan risiko bayi yang lahir dengan berat badan rendah.

“Meskipun umumnya para wanita hamil mengurangi waktu bekerja mereka atau tuntutannya pada akhir kehamilan, hasil yang kami peroleh justru mengungkap mengurangi jam kerja dan tuntutannya akan lebih bermanfaat pada awal kehamilan terutama diantara wanita yang memiliki pekerjaan dengan tingkat stres tinggi,” ujar para peneliti. (healthday/rin)
::republika::

Categories: kehamilan Tag:, ,

Tangkal Diabetes Semasa Hamil

Kamis, 15 Oktober 2009 bibilung Tinggalkan komentar

Selama kehamilan, perkembangan plasenta seringkali mempengaruhi kemampuan tubuh untuk mengatur gula darah yang dapat mengacu pada kondisi resistan terhadap insulin. Untuk sebagian besar wanita, pankreas meningkatkan produksi insulin untuk memenuhi kebutuhan. Namun sekitar 5 persen dari keseluruhan kehamilan, produksi insulin menjadi sangat pendek sehingga muncul diabetes gestational pada ibu hamil seperti dilansir diabeticmommy, baru-baru ini.

Jika dibiarkan tanpa perawatan, diabetes gestational dapat membahayakan nyama dari ibu dan bayi. Untuk ibu, kadar gula darah yang tinggi dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, preeklampsia, infeksi kandung kemih dan memicu diabetes di masa depan.

Sementara itu, untuk bayi maka akan meningkatkan risiko berat badan tinggi. Selain itu sirkulasi kadar gula darah tak normal dapat menyebabkan kekurangan gula darah atau hypoglecemia setelah persalinan, kadar mineral yang rendah dalam darah, sakit kuning hingga meningkatkan risiko trauma setelah persalinan. Seiring dengan perkembangan bayi, maka dia akan berisiko lebih tinggi mengalami obesitas dan diabetes tipe 2 pada usia yang sangat muda. Read more…

Categories: kehamilan Tag:,

Kenali Gerakan Bayi dalam Kandungan

Rabu, 14 Oktober 2009 bibilung 4 komentar

Memasuki usia minggu 28 usia kehamilan, setiap ibu akan merasakan tendangan, pukulan dan gerakan sang buah hati. Saat si mungil dalam kandungan bergerak, para ibu akan mengalami rasa sakit. Tapi jangan khawatir, sebab itu adalah normal.

Bahkan medis menyarankan kepada setiap ibu untuk memperhatikan gerakan-gerakan si buah hati. Gerakan-gerakan itu justru tanda perkembangan jabang bayi berjalan normal.

Oleh karena itu, ada baiknya para ibu melakukan beberapa tip yang dianjurkan The Alameda Alliance for Health : Read more…

Categories: kehamilan Tag:, ,

Manfaat dan Gerakan Senam Hamil

Jumat, 9 Oktober 2009 bibilung 1 comment
Olah raga sangat penting bagi ibu hamil, untuk tetap mendapatkan tubuh yang sehat dan bugar. Namun olah raga yang dilakukan, juga harus yang sesuai dengan perubahan fisik. Senam yang pas dilakukan saat kehamilan adalah senam hamil.

Senam hamil biasanya dimulai saat kehamilan memasuki trisemester ketiga, yaitu sekitar usia 28-30 minggu kehamilan. Selain untuk menjaga kebugaran, senam hamil juga diperlukan untuk meningkatkan kesiapan fisik dan mental calon ibu selama proses persalinan. Berikut beberapa tujuan senam hamil:

1. Menguasai teknik pernapasan.
Latihan pernapasan sangat bermanfaat untuk mendapatkan oksigen, sedangkan teknik pernapasan dilatih agar ibu siap menghadapi persalinan.

2. Memperkuat elastisitas otot.
Memperkuat dan mempertahankan elastisitas otot-otot dinding perut, sehingga dapat mencegah atau mengatasi keluhan nyeri di bokong, di perut bagian bawah dan keluhan wasir. Read more…

Categories: kehamilan Tag:,

28 Nasehat buat Ibu Hamil

Jumat, 25 September 2009 bibilung 7 komentar

Di awal Kehamilan

1. Kontrol teratur ke petugas kesehatan berwenang untuk memeriksakan kehamilan. Standart minimal 4 kali selama kehamilan (1 kali di awal kehamilan, 1 kali di trimeseter ke 2, 2 kali di akhir kehamilan) Bila Anda mempunyai keluhan atau mempunyai kekhawatiran apapun terhadap kehamilan yang Anda alami, periksakanlah segera, walaupun ini belum saatnya Anda harus kontrol kembali.

2. Hindari bahan atau zat-zat kimia yang yang menimbulkan keracunan seperti insektisida, cat, bahan-bahan yang mengandung merkuri (air raksa) atau timah hitam.

3. Berhenti merokok bila Anda merokok atau janganlah menjadi perokok pasif, karena Anda sering menghirup asap rokok dari orang sekitarnya, misalnya dari suami Anda. Asap rokok akan membuat si kecil lahir dengan berat badan yang kurang, kematian si kecil dalam kandungan atau si kecil mudah jatuh sakit atau lambat dalam mempelajari sesuatu nantinya, dapat juga menyebabkan Anda mengalami keguguran. Read more…

Categories: kehamilan Tag:,

Nasihat untuk Ibu Hamil

Kamis, 24 September 2009 bibilung 2 komentar
Oleh : dr. Anyta P. Pardede  

      KEHAMILAN adalah masa yang istimewa. Dan kelahiran si buah hati pun
menjadi momen yang sangat ditunggu oleh seluruh anggota keluarga.
      Para calon ibu baru pasti bertanya-tanya, hal apa sajakah yang perlu
diperhatikan selama hamil..?
      Semua ibu hamil dan menyusui harus betul-betul memperhatikan asupan
makanannya, terutama mengenai jumlah kalori, dan protein yang berguna untuk
pertumbuhan janin dan kesehatan ibu. Zat-zat yang diperlukan sang ibu selama
masa kehamilan adalah protein, kar-bohidrat, zat lemak, vitamin, air, dan
mineral terutama kalsium, fosfor, dan zat besi (Fe). 

      Semua zat tersebut dapat diperoleh dari makanan yang ibu makan
sehari-hari ataupun dari pengobatan tambahan yang diberikan bila ada
kekurangan. Yang sebenarnya penting untuk diperhatikan yaitu bagaimana cara
mengatur menu dan cara pengolahan menu makanan. Menu sebaiknya disusun menurut
petunjuk 4 sehat 5 sempurna. Perlu diketahui bahwa makanan yang mahal harganya
belum tentu tinggi nilai gizinya, namun sebaliknya, banyak bahan makanan yang
murah harganya mempunyai nilai gizi yang tinggi. Ibu hendaknya selalu makan
sayur-sayuran dan buah-buahan yang berwarna karena nilai gizinya tinggi untuk
kesehatan.  Read more...
Categories: kehamilan Tag:

Hamil di Usia 40 tahun

Senin, 2 Maret 2009 bibilung 17 komentar
Kehidupan Anda telah memasuki usia 40 tahun, namun justru pada saat inilah dalam rahim Anda tumbuh sang buah hati. Kebahagiaan dan kekhawatiran bercampur menjadi satu. Bagaimana menjalani kehamilan dan proses persalinan yang sehat dan aman di usia yang cukup berisiko bagi wanita ini?

Dr Ivan R Sini, MD, FRANZCOG, GDRM, ahli kebidanan dari RS Bunda, Menteng, Jakarta Pusat, menjelaskan bahwa kehamilan pada usia di atas 37 tahun ke atas merupakan kehamilan dengan risiko komplikasi yang tinggi. Pada usia ini kualitas sel telur yang diproduksi sudah tidak bagus, dan ketika bertemu sperma akan menghasilkan kualitas janin yang tidak bagus. “Seiring bertambahnya usia maka risiko kelahiran bayi dengan down syndrome adalah 1:50, hal ini sangat jauh berbeda pada kehamilan wanita usia 20-30 tahun yang memiliki risiko sebesar 1:1500. Selain itu kehamilan ini juga memiliki risiko keguguran yang tinggi karena terjadi nature selection, yaitu janin yang awalnya tidak bagus bisa jadi tidak berkembang pada satu tahap tertentu atau tumbuh namun dengan kelainan,” jelas Ivan.

Risiko ini akan sama bahkan lebih meningkat pada kehamilan bukan anak pertama, seperti komplikasi pendarahan dan keguguran. Salah satu komplikasi yang biasa terjadi pada kehamilan ini adalah preclampsia yang menyebabkan terjadinya pendarahan saat hamil atau setelah melahirkan. “Begitu Anda mengetahui kehamilan, datanglah ke dokter kebidanan dan konsultasikan mengenai pilihan screening atau tes yang bisa dilakukan,” imbuhnya. Berbagai pilihan yang dapat dilakukan antara lain adalah: USG, Triple Test dengan mengambil sample darah, Nuchal Translucency yang mengukur ketebalan belakang leher janin, dan Amniocentesis yaitu pengambilan cairan ketuban dari dalam rahim, yang selanjutnya dikirim ke lab genetik untuk dilihat adakah kelebihan atau kelainan kromosom. Panduan dan kunjungan ke dokter menjadi program utama dalam agenda Anda.

Tips:
1.Makan dan hidup sehat.
2.Olahraga low-impact.
3.Minum suplemem asam folat (Folic Acid)
4.Prioritaskan kunjungan rutin ke dokter

Sumber: Majalah Inspire Kids

 

Categories: kehamilan

Hati-Hati di Saat Hamil!

Jumat, 27 Februari 2009 bibilung 12 komentar

Disaat hamil, tentunya dibutuhkan ekstra hati-hati dalam menjaga kehamilan. Tahukah Anda, apa saja yang bisa menguras energi Anda? Tips berikut mungkin akan sangat berguna bagi Anda. Selamat mencoba!

a.. Berada terus menerus dirumah. Jika setiap hari Anda nyaris tidak pernah keluar rumah, bearti Anda tidak akan mendapatkan sinar marahari dalam jumlah cukup. Hal ini akan menyebabkan terjadinya penurunan hormon otak, yaitu melatonin, sehingga mengakibatkan Anda kekurangan energi. Dari itu, luangkan waktu untuk keluar rumah setiap hari, tentunya jika cuaca memungkinkan. Read more…

Categories: kehamilan