Arsip

Archive for the ‘anak’ Category

Merawat Anak yang Menderita Autisme

Selasa, 10 Maret 2009 bibilung 2 komentar

Anak autis atau autism bukanlah penyakit. Autis atau autisme hanyalah gangguan perkembangan pada anak. Autis sebenarnya sangat perlu menjadi perhatian khusus, ada dua hal yang harus diperhatikan pertama bahwa masyarakat umum yang menganggap kalau autis sebagai penyakit itu salah besar, dan kedua penyandang autis yang sekarang peningkatanya sangat banyak. Jadi autis itu perkembangan pada anak yangterjadi dan Nampak gejalanya dalam usia 3tahun.

Secara sederhana autis ini disebabkan adanya kelemahaan genetic. Kelemahaan genetic ini menyebabkan gangguan saraf yang mempengaruhi fungsi otak normal. Jadi karena itu autis bisa menimpa siapa un tanpa pandang bulu. Autis membuat seorang kesulitan berkomunikasi baikverbal maupun non verbal. Read more…

Categories: anak

Orangtua Asma, Anak Juga Asma

Kamis, 26 Februari 2009 bibilung 4 komentar

Asma merupakan salah satu penyakit paru yang semakin lama semakin banyak ditemukan pada anak-anak, terutama di daerah perkotaan dan industri. Kemungkinan faktor yang menyebabkan peningkatan ini adalah lingkungan yang sarat dengan polusi udara seperti asap kendaraan, debu dan asap pabrik serta pola makan yang tidak sehat.

Asap rokok juga merupakan salah satu penyebab asma pada anak, khususnya anak yang sensitif terhadap asap. Anak-anak yang menderita asma, selain mengalami gangguan pertumbuhan, dapat pula mengalami gangguan psikologis. Anak akan tergantung pada orang lain, kurang inisiatif dan dapat mengalami rendah diri. Selain karena kurang kehadiran di sekolah karena sesak, prestasi akademik dapat menurun akibat kurang konsentrasi belajar karena kekurangan masukan oksigen ke dalam jaringan otak. Read more…

Categories: anak

Kurang Asam Folat Bisa Sebabkan Bayi Cacat

Kamis, 29 Januari 2009 bibilung 5 komentar

Kekurangan Asam Folat pada ibu hamil, berdasarkan penelitian, bisa menyebabkan terjadinya kecacatan pada bayi yang dilahirkan. Bayi mengalami kecacatan pada otak dan sumsum tulang belakang.

Menurut dr. Noroyono Wibowo SpOG, kepala subbagian Fetomaternal Departemen Obestetri dan Ginekologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dalam Semiloka Manfaat Asam Folat yang diselenggarakan di Jakarta beberapa waktu lalu, Asam Folat merupakan Enzim yang memproduksi DNA (Deoxyribose Nucleic Acid).

Asam Folat juga penting dalam membantu pembelahan sel. Asal Folat juga bisa mencegah Anemia dan menurunkan resiko terjadinya NTD (Neural Tube Effects) dan sebagai antidepresan. Read more…

Categories: anak, bayi, kehamilan

Hati-hati Pemberian Dekongestan Pada Anak

Kamis, 22 Januari 2009 bibilung 2 komentar

BOSTON– Pemberian dekongestan pseudoephedrine yang biasa ditemukan pada obat batuk, flu dan alergi, tampak semakin banyak digunakan oleh anak-anak di Amerika Serikat.

Terutama paa anak yang usianya kurang dari dua tahun, hal itu dikhawatirkan berisiko keracunan dan bagi yang tidak mematuhi dosis yang direkomendasikan. Demikian diungkapkan pada peneliti di Boston Universitu Slone Epidemiology Center.

Pseudoephedrine dihubungkan dengan kematian dan kejadian merugikan pada anak balita, namun risiko trsebut sangat sulit dideteksi karena angka dari anak yang mengonsumsi dan pola penggunaannya belum diketahui dengan pasti. Read more…

Categories: anak

Memahami dan Mangatasi 6 Perilaku Jahil

Jumat, 26 September 2008 bibilung 2 komentar

Di masa eksplorasi, anak jelas akan mengeksplorasi apa saja yang dianggapnya baru dari lingkungan sekitarnya. Beberapa perilaku eksploratifnya sering dianggap nakal tapi mampu membuat orang tua tersenyum, tertawa terbahak-bahak, atau bahkan terkaget-kaget. Berikut 6 perilaku jahil yang paling sering didapati pada anak batita. Langkah penanganannya diberikan oleh Molly Marsal, Psi., dari Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI).

1. JAHIL Banyak sekali kejahilan si kecil yang membuat orang tua tersenyum dikulum. Saat si ibu nonton telenovela, contohnya, si kecil yang masih berumur dua tahun sekonyong-konyong mematikan teve lalu sembunyi di balik pintu. Sikap seperti itu, tutur Molly, muncul karena di usia ini batita memang sedang asyik-asyiknya mencoba berbagai aksi sambil menunggu reaksi apa yang didapat dari lingkungannya. Anak yang jahil mematikan teve tentu bukan tanpa maksud. Ia justru sangat menikmati proses sebab-akibat yang dirasakan lingkungannya. Secara tidak langsung bukankah anak akan penasaran, reaksi apa yang akan ditunjukkan si ibu saat tevenya dimatikan. Marah? Bingung? Atau justru cuma senyum-senyum seraya mencari-cari dirinya di tempat persembunyian? Jika reaksi terakhir yang ditunjukkan orang tua, anak akan mendapatkan kesenangan dari perilakunya dan cenderung akan melakukannya berulang-ulang. Perilaku ini tentu masih bisa ditolerir jika dilakukan sekali dua kali dan tidak sampai menghambat aktivitas orang tua. Sementara bila dilakukan terus-menerus, otomatis orang tua akan terganggu kenikmatannya nonton teve. Read more…

Categories: anak

Yang Perlu Diketahui Tentang Ngompol Pada Anak

Senin, 22 September 2008 bibilung 3 komentar

Normalnya seorang anak mengompol hingga usia mereka menginjak 5-6 tahun. Pada usia ini kebiasaan ngompol di malam hari dianggap wajar karena anak memang belum terbiasa untuk mengontrol air kemih saat mereka tertidur. Berikut disajikan berbagai hal seputar ngompol pada anak..

Apa itu ngompol? Ngompol atau sering juga disebut dengan nokturnal enuresis ialah pengeluaran urine yang tidak disadari pada saat tidur. Terkadang definisi ngompol juga digunakan untuk menyebut anak anak yang gagal mengontrol pengeluaran urine saat mereka terjaga. Read more…

Categories: anak

Segera Ber-KB Pasca Melahirkan, Apa Perlunya?

Minggu, 1 Juni 2008 bibilung 2 komentar

Banyak hal negatif bisa terjadi jika ibu terlalu cepat hamil setelah melahirkan.

Ketika bayinya masih berusia empat bulan, Astina Bakti hamil anak kedua. Ia merasa bimbang menerima anugerah tersebut. Di satu sisi, kehadiran anak kedua memang bagian dari rencana sekaligus harapan hidupnya di masa depan. Namun, si kecil ‘datang’ terlalu cepat. ”Sekarang, memberikan ASI (air susu ibu) eksklusif saja sudah penuh perjuangan apalagi dengan kondisi hamil seperti ini,” keluhnya.

Tiap kehamilan selayaknya memang direncanakan dan diharapkan keberlangsungannya. Namun, banyak orang yang nyatanya tak mampu mencapai kondisi ideal tersebut. Alhasil, mereka menerima karunia luar biasa itu dengan muka kecut. Astina khawatir pasokan ASI-nya terhenti. Ia juga khawatir si sulung akan kurang perhatian. ”Saya juga cemas memikirkan biaya untuk membesarkan si kecil nantinya,” cetus Astina. Read more…

Categories: anak, kehamilan, melahirkan

Diabaikan Saat Bayi, Anak Lebih Agresif

Jumat, 30 Mei 2008 bibilung 1 comment

Para ayah bunda penting menilik kembali perlakuan mereka terhadap si buah hati. Penelitian dari University or North Carolina menemukan, anak-anak usia di bawah dua tahun yang diabaikan orangtuanya menunjukkan tingkat perilaku agresif yang lebih tinggi pada usia 4 hingga 8 tahun.

Dari hasil penelitian yang diterbitkan jurnal Pediatrics itu, pengaruh pengabaian bayi di usia dini bisa sama besarnya dengan kekerasan terhadap anak untuk memprediksi perilaku agresif mereka. Pemerintah AS punya data yang mendukung. Badan yang mengurus anak-anak dan keluarga di negeri Paman Sam itu menyebut pengabaian berhubungan dengan hampir dua pertiga dari kasus perlakuan buruk terhadap anak yang dilaporkan di AS setiap tahunnya. Read more…

Categories: anak

Sepertiga Orangtua tak Tahu Perkembangan Anak

Jumat, 30 Mei 2008 bibilung 1 comment
Sepertiga orangtua yang memiliki bayi ternyata mempunyai sedikit pengetahuan tentang perkembangan anak. Hasil penelitian yang dipresentasikan Pediatric Academic Societies di Honolulu itu bahkan menunjukkan, para orangtua tak tahu konsep-konsep dasar tentang apa yang seharusnya diketahui anak mereka. Lebih jauh lagi, mereka pun tak tahu bagaimana seharusnya bertindak.

Salah satu contoh penting, penelitian di AS itu menemukan, banyak orangtua tak tahu bahwa usia satu tahun tak bisa membedakan antara benar dan salah. Orangtua tak tahu bahwa pada usia itu anak sering tak bisa bekerja sama dan berbagi ketika bermain dengan anak lain. Hasil penelitian itu, menurut ketua tim penelitia Dr Heather Paradis, cukup mengejutkan. Read more…

Categories: anak

Jurus Bela Diri Buat Batita

Sabtu, 15 September 2007 bibilung Tinggalkan komentar

Si kecil sering jadi sasaran empuk anak yang lebih besar.

“Mamaaaaaaaaa!” tangis Ica pecah seketika. Rupanya ia diserang sang kakak yang memang menjadi sparing partner-nya sehari-hari.Sang mama buru-buru mendekat untuk memisahkan mereka. Tapi kadang “tim SAR” datang terlambat; si adik sudah menangis duluan karena berseteru dengan sang kakak.

Kalau begitu, bisakah mengajari anak batita ilmu bela diri? Bisa sih bisa, tapi jangan bayangkan adegannya seperti film The Karate Kid. Soalnya tetap saja orangtualah yang dituntut berperan menengahi kericuhan antarbocah ini. Jurus bela diri yang dimaksud adalah menjauh dari si penyerang. Kalau respons seperti itu belum dapat dilakukan si kecil, kitalah yang harus menjauhkannya dari si penyerang. Read more…

Categories: anak