Ngidam


Rubrik: Konsultasi Surat | Pengasuh: Ir. Lathifah Musa | Tema: Ngidam

0813441XXXX Ustadzah, istri saya hamil muda anak pertama. Dia ngidam makanan yang susah dicari. Katanya orang ngidam harus dituruti ya, karena maunya bayi?

0815231xxxx Ass. Mengapa sih perempuan hamil kok bisa ngidam. Bagaimana seharusnya muslimah menghadapi masalah ngidam ini?

Ustadzah, ini ada beberapa pertanyaan tentang ngidam yang datang dari suami, ada juga dari istri. Sebenarnya fenomena ngidam itu bagaimana sih? Apa bisa dijelaskan secara medis?

Ngidam itu istilah bagi seorang perempuan yang sedang hamil, khususnya hamil muda. Biasanya menjadi keluhan pertama yang dirasakan wanita hamil adalah perasaan mual, kadang-kadang disertai muntah. Keadaan ini terjadi akibat diproduksinya hormon tertentu oleh tubuh wanita hamil. Ngidam paling sering terjadi dalam tiga bulan pertama kehamilan. Jarang sekali wanita terus mengalami gejala ini setelah memasuki masa kehamilan selanjutnya. Mual dan muntah biasanya lebih berat pada pagi hari. Tapi pada beberapa wanita, tidak ada perbedaaan beratnya mual dan muntah antara pagi, siang, atau malam.

Mengapa ketika ngidam, ada yang ingin makanan tertentu, bahkan makanan yang nggak biasa dan susah dicari?

Bisa jadi karena memang untuk wanita ngidam yang mual dan muntah-muntah ini sulit makan seperti biasanya, maka demi untuk tetap makan agar kesehatan fisik tidak turun, maka dicari makanan yang kira-kira tidak menyebabkan muntah. Saat itulah biasanya dicari makanan yang kira-kira enak dan menjadi kegemarannya, atau keinginannya yang terlintas. Sebenarnya ini hanya mencari alternative makanan yang kira-kira bisa masuk ke lambung. Tapi kemudian muncul mitos-mitos tertentu yang maksudnya mungkin menggerakkan agar orang lain, khususnya suami memperhatikan istrinya. Karena bagaimanapun suami adalah ayah bagi janin yang dikandungnya, maka biasanya yang paling sibuk adalah suaminya.

Yang sering menjengkelkan para suami adalah ketika makanan yang dicari itu susah banget, bahkan jauh banget nyarinya. Misalnya: rumah di Jakarta, pengennya makan nasi bebek yang ada di Surabaya, atau pengen coto makassar yang di makassar? Bagaimana menghadapi masalah ini?

Sebenarnya ini kembali kepada kesadaran dan kedewasaan istri. Tentu tidak bijak ketika dia meminta sesuatu yang sulit dipenuhi suaminya. Dalam kondisi tertentu, memang istri yang sedang mual-mual dan muntah ini memerlukan perhatian suaminya. Sehingga yang membahagiakan bagi istri ini adalah ketika suami berhasil memenuhi permintaannya. Karena ini menunjukkan kasih sayang suami dan perhatian yang besar kepada istrinya. Tapi di sisi lain, istri juga harus memahami untuk tidak membebani di luar kesanggupan suami. Namun bagi suami yang justru menunggu saat-saat ngidam ini karena memang ingin membehagiakan istrinya dan turut perhatian pada janin yang dikandungnya, tentu tidak masalah. Mungkin bisa semakin mempererat hubungan suami istri.

Bagaimana Islam memandang masalah ngidam ini?

NGidam itu berarti fenomena biasa. Hamil itu digambarkan dalam sebuah hadits adalah seperti kondisi orang sakit. Karena memang tidak mudah dan kondisi fisik bisa menjadi lemah. Dengan demikian solusinya adalah tentu secara medis. Sangat baik kalau solusi itu hanya dengan mencari makanan yang disukai. Karena ada kondisi fisik wanita hamil yang betul-betul drop sehingga sama sekali sulit menerima makanan apapun. Kalau sudah begini tentu dia harus masuk rumah sakit. Jadi kalau sekedar mencari makanan yang disukai itu masih lebih mudah. Namun dalam Islam tentu, peristiwa apapun harus disikapi agar sesuai dengan hukum syara’. Sebagaimana peristiwa-peristiwa lainnya. Bagi wanita hamil yang ngidam maka yang terpenting jangan melanggar hukum syara’. Contohnya: Ada perempuan hamil yang ngidam dan minta suaminya memetik mangga tetangga, tapi jangan sampai ketahuan yang punya. Itu Namanya setan sudah berhasil membisiki, sehingga ngidamnya aktivitas yang haram seperti mencuri mangga tetangga. Kalau ingin mangga, apa sulitnya beli atau minta. Jadi jangan melakukan yang haram. Ada lagi yang ngidam ingin mencium artis dangdut pria yang lagi ngetop. Itu juga haram hukumnya. Ada lagi yang ingin mengelus kepala orang botak. Kalau yang botak suaminya ya nggak apa-apa, tapi bagaimana kalau yang bukan mahrom, tentu tidak boleh. Demikian juga untuk makan makanan tertentu harus dipilih yang halal dan thoyyibah. Jadi jangan ngidam mencicipi shabu-shabu, karena jelas mudhorot bagi dirinya dan bayinya. Demikian juga jangan melakukan hal-hal yang di luar kesanggupan suaminya, misalnya minta makanan yang jauh jaraknya, jadi suami kerepotan. Dan ketika belum berhasil memenuhi, suami yang sayang sama istrinya biasanya merasa resah dan merasa bersalah. Ini juga tidak boleh dilakukan oleh istri yang sholihah. Di antara ciri istri shalehah adalah, pertama, melegakan hati suami bila dilihat. Rasulullah bersabda, ”Bagi seorang mukmin laki-laki, sesudah takwa kepada Allah SWT, maka tidak ada sesuatu yang paling berguna bagi dirinya, selain istri yang shalehah. Yaitu, taat bila diperintah, melegakan bila dilihat, ridha bila diberi yang sedikit, dan menjaga kehormatan diri dan suaminya, ketika suaminya pergi.” (HR Ibnu Majah).

Bagaimana dengan suami, kalau menghadapi istri yang lagi ngidam?

Suami harus memahami apa itu ngidam. Itu hanya fenomena perubahan hormone dan secara medis diatasi dengan solusi yang bersifat medis. Di sisi lain, suami juga harus berempati pada istri, karena memang ada wanita yang kalau ngidam itu sangat sulit karena fisiknya lemah. Tapi ada juga wanita yang biasa-biasa saja karena fisiknya kuat. Ini tergantung dari hormone yang diproduksi dan kemampuan tubuh untuk menyesuaikan perubahan hormone itu. Bila  suami memahami, tentu akan membantu istri mengatasi kesulitannya. Seorang perempuan tidak sama dengan perempuan yang lain. Khususnya bagi perempuan yang subur, biasanya dia sangat mudah beradaptasi dengan kehamilannya. Bahkan sering melahirkan tetapi tidak kelihatan ngidam. Untuk perempuan yang kesuburannya tidak terlalu tinggi, memang biasanya haminya susah. Dengan demikian harus dijaga baik-baik. Jangan sampai kondisi ngidam mempengaruhi janinnya, sehingga fisiknya turun dan ini bisa membuat keguguran. Untuk kota-kota besar, yang lingkungannya mulai tercemar memang berbeda dengan pedesaan yang masih alami dan tidak tercemar. Perempuan hamil di kota besar seperti Jakarta dan Surabaya bisa jadi fisiknya tidak senyaman di pedesaan.

Apa saran Ustadzah untuk yang lagi hamil?

Buat yang hamil, perlu diketahui bahwa terjadi perubahan hormone dalam tubunya. Ada beberapa langkah untuk meringankan mual dan muntah ketika ngidam:

Usahakan perut selalu terisi, tapi jangan terlalu banyak. Perut kosong dapat memperparah rasa mual. Makan beberapa kali sehari dalam porsi kecil, lebih baik daripada makan tiga kali sehari dengan porsi besar.

Untuk meringankan mual pagi hari, sebelum bangkit dari tempat tidur, isilah perut dengan sedikit makanan ringan. Tunggulah beberapa saat sampai makanan itu dicerna usus dengan baik, setelah itu baru bangun.

Minumlah air putih dalam jumlah yang cukup.

Usahakan lebih banyak mengkonsumsi protein, misalnya ikan. Hindari makanan yang bersantan atau berlemak, seperti goreng-gorengan.

Hindari makanan yang bau atau rasanya membuat anda mual. Contohnya, jus jeruk, susu, kopi, dan teh.

Jangan mengkonsumsi zat besi (Tablet Fe) dulu, karena dapat memperberat mual. Lagi pula tablet ini tidak diperlukan pada masa tiga bulan pertama kehamilan.

Banyak istirahat, hindari stress dan kelelahan.

Serbuk jahe dalam bentuk kapsul atau air jahe yang diminum secara teratur dapat meringankan mual muntah setelah beberapa hari. Begitu pula dengan vitamin B6.

Untuk ngidam yang ringan, perawatannya lebih baik dilakukan di rumah. Namun jika mual dan muntah sudah parah, sebaiknya pergi ke dokter atau rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.[]

::mediaislamnet::

About these ads

3 thoughts on “Ngidam

  1. suka deh artikel ini… saya masih uasahakan agar bisa mengandung lagi… hari itu, udah mengandung tapi keguguran….
    yah… ngga’ papa mungkin belum rezeki….
    bisa d coba lagi…
    semoga aja ya jadi kali ini….
    amin…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s