Bahaya Pelihara Kucing di Rumah


TANYA :
 
Assalamualaikum. Pertama tama kami mau bertanya seberapa bahayanya apabila di rumah banyak kucing yang susah di buang? Kami sangat tidak suka dengan adanya kucing-kucing tersebut dikarenakan sudah tidak wajar lagi keberadaannya sangat jorok dan kotor.

Disini kami bertanya seberapa bahayanya apabila dirumah, ada bayi berumur 1 tahun, Kami takut ada penyakit dari bulu-bulunya yang ada di mana-mana.

Tolong diberitahukan  penyakit  apa aja yang sangat rawan bagi bayi? Selain harus kami buang semua harus diapakan kucing-kucing tersebut? Terimakasih.

Iskandar– Isxxxxx@cozmoxxxxxx.com

JAWAB :

Assalamualaikum Sdr Iskandar.

Ya, memelihara kucing di rumah tentu ada risiko tertular beberapa jenis penyakit. Satu yang paling harus diwaspadai, bila membawa penyakit toxoplasma. Ini sejenis parasit yang hidup di usus kucing. Maka parasitnya berpotensi menulari lewat tinja kucing.

Karena tinja kucing berceceran di sekitar rumah, maka parasit juga berpotensi tersebar di sekitar permukaan tanah, lantai, dan pekarangan rumah. Parasit juga melekat pada bulu, mulut, dan wadah bekas makan kucing. Itu wilayah yang perlu diwaspadai.

Parasit dalam usus kucing ini juga bisa hidup di tubuh manusia. Maka kita sebut penyakit hewan yang bisa juga pada manusia atau zoonosis. Berdekatan hidup dengan kucing berisiko tertular parasit ini. Tentu tidak semua kucing membawa parasit ini. Hanya kucing yang tertular saja yang menjadi sumber penular.

Bukan hanya kucing. Bisa juga anjing, kambing, sapi, kerbau, atau hewan apa saja yang tertular parasit ini. Biasanya hewanyang merumput. Kambing dan kerbau mendapatkannya setelah makan rumput yang sudah tercemar parasit ini. Kotoran kucing yang berceceran terbawa kaki kucing ke rumput yang kemudian dimakan kambing atau hewan pemakan rumput lainnya.

Parasit dalam bentuk kiste yang masuk ke tubuh kambing atau pemakan rumput yang tercemar parasit akan tumbuh di dalam daging. Maka hati-hati makan daging kambing, kerbau, atau sapi setengah matang, jika ternyata ternak tersebut mengidap toxoplasmosis.

Bagi bayi, toxoplasma sama risikonya dengan pada orang dewasa. Namun kelak pada kaum Hawa, parasit ini menimbulkan masalah bila sedang hamil positif toxoplasma. Tahunya berpenyakit, dari pemeriksaan darah di laboratorium, kedapatan positif toxoplasma. Kehamilan dengan toxoplasma berakibat anak cacat dalam kandungan, kalau bukan anak mati. Maka sebaiknya tidak hamil dulu kalau positif toxoplasma.

Ada jenis penyakit lain yang dibawa kucing, berupa penyakit cacing. Tapi tidak lebih berbahaya dibanding toxoplasma. Cara mencegah agar tidak tertular, dengan menjaga kebersihan. Selain kebersihan lingkungan rumah, juga kebersihan perorangan, khususnya tertib mencuci tangan. Parasit dari sekitar rumah mudah melekat pada jemari tangan. Bila makan tanpa membasuh tangan dengan sabun sampai bersih, maka penularan toxoplasma berlangsung melalui jemari tangan ini.

Wassalam.

dr Handrawan Nadesul

::republika::

About these ads

18 gagasan untuk “Bahaya Pelihara Kucing di Rumah

  1. Ass..

    Saya mau bertanya, usia saya 23th. Pada saat saya usia 6 tahun, keluarga saya banyak sekali memelihara kucing, sampai kucing tidurnyapun bareng tidurnya ditempat yang saya tiduri. Saya ingat sekali waktu saya kecil saya kalau dirumah saya main cuma pakai kaos kutang dan celana dalam saja, saya sering sering skali membiarkan kucing saya tidur2an didekat kemaluan saya, dan dulu sempat kucing itu (anak kucing) menjilati kemaluan saya. Ketika saya dewasa sekitar usia 17 tahun keluarga saya sudah tidak pernah memelihara kucing lagi, tetapi saya khawatir haid saya sangat tidak teratur contoh : bulan Januari haid, februari haid, maret tidak haid terkadang sampai 2 atau 3 bulan tidak haid.
    Pernah beberapa kali saya periksakan ke dokter karena haid saya tidak teratur, dan tidak ada nyeri haid yang berlebihan tetapi dokter selalu bilang normal, saya tidak apa2, hanya kecapean saja.

    Mohon bantuannya, apa yang saya harus lakukan, bagaimana cara penanganannya, saya sangat takut sekali terjadi apa2 apalagi saya belum menikah.

    Terimakasih

  2. sya dr wktu hamil tnggal di rmh mertua,mertua perempuan sya miara byk sekali kucing,sampai dmn2 ada kucing,sangat menggangu sekali,bulunya bertebaran dimana2 dok,selain itu kotorannya bertebaran dmna2,sampai sekarang ank saya sudah lahir keadaannya masih sama,klo udah megang dan gendong kucing pun langsung gendong ank sya,mertua perempuan saya ga bisa di pisahin sama kucing dok,pdahal mertua lelaki saya sampai asma karna bulu kucing,saya tkut bahaya trhdap bayi sya dok,mohon solusinya..trimakasih..

  3. aslamualaikum,dr,,,sya ingin bertanya sat ini umur saya 19 tahun,,,menenai isyu tentang kucing apakah benar,,bulu kucing menyebabkan,,,wanita tidak bisa hamil,apakah bahaya bagi seumuran saya,,untuk,,memelihara kucing,trimakasih dok,,saya tunggu balasanya

  4. asalamualaikum…wr……wb
    pertama tama saya akan bertanya seberapa bahaya nya kucing bagi manusia
    apa betul yang santer di bicarakan orang bahwa memelihara kucing tidak akan punya anak/susah punya anak………..?
    saya d rumah mempunyai satu kucing dan suami saya sangat sayang sekali dengan kucing sesampainya kucing di rumah di gendong,di cium dan di ajak tidur.
    apakah bahayanya bagi suami saya dan saya sendiri yang ada di rumah……?
    TERIMAKASIH.

  5. assalamualaikum wr.wb.
    dok sy mau tanya saya punya baby baru 2 hari n saya pnya hewan peliharaan brupa hamster…..yg sy tanyakan apakah berbahaya bagi baby saya klo hamster sy ada d dalam rumah?apakah menimbulkan penyakit/virus yg berbahaya bagi baby sy(hamster ada d kandang aquarium)?sy tunggu jawabannya dok…
    terimakasih
    wassalamualaikum wr.wb.

  6. malam dok..
    saya mau tanya,saya punya kucing persia,dia aku rawat dan setiap 1 minggu 1x saya bawa ke salon untuk perawatan.
    apakah bulu kucing saya berbahaya jika terhirup?
    saya masih umur 16 tahun,dan apakah dampaknya untuk saya kedepannya jika memang bulu kucing yang terhirup itu berbahaya?
    apa bisa di obati atau di cegah?
    bbagai mana caranya?

  7. Nama kucing saya,, Charlie, Nciss,, Chocho Dip, Momogi, Tango dan Fulo…yang penting sih dalam menjaga mereka harus bersih dan sering cuci tangan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s