Hati-hati, Perdarahan Saat Hamil Tua


JIKA Anda suka bepergian, maka berhati-hatilah, terutama bagi Anda yang sedang hamil tua. Di musim hujan misalnya, kondisi jalan yang dilalui akan licin dan kemungkinan terjadinya kecelakaan sangatlah besar. Trauma yang terjadi pada ibu hamil merupakan salah satu faktor penyebab timbulnya perdarahan dalam kehamilan lanjut — dalam istilah medis dikenal dengan ante partum bleeding (APB).

APB dapat diartikan sebagai perdarahan yang terjadi dari saluran reproduksi wanita pada kehamilan di atas 22 minggu hingga melahirkan. Namun, WHO menyebut APB terjadi setelah usia kehamilan 29 minggu atau lebih. Terlepas dari perbedaan itu, perdarahan yang terjadi dalam kehamilan lanjut ini sangat penting diketahui secara dini dan mendapatkan penanganan yang tepat dan cepat.

APB yang terjadi pada 2-5% kehamilan disebabkan banyak faktor, di antaranya (1) keadaan mulut rahim misalnya ada perdarahan kontak akibat hubungan seksual, keganasan, infeksi, dan waktu dimulainya persalinan, (2) faktor ari-ari dan (3) kelainan faktor pembekuan darah. Perdarahan yang terjadi dapat dianggap berasal dari faktor ari-ari terlebih dahulu sebelum dapat dibuktikan penyebab yang lainnya. Itu karena perdarahan yang terjadi biasanya hebat dan berbahaya akibat terganggunya pertukaran gas O2 (oksigen) dan CO2 (karbondioksida) serta berkurangnya pasokan nutrisi dari ibu ke janin.

Dua Penyebab

Dua penyebab utama APB yang bersumber dari ari-ari (plasenta) adalah plasenta previa (PP) dan solusio plasenta (SP). PP adalah kelainan tempat tertanamnya plasenta sehingga menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir pada usia kehamilan 28 minggu atau lebih. Sedangkan SP adalah terlepasnya ari-ari dari tempat tertanamnya yang normal sebelum bayi lahir, pada usia kehamilan 28 minggu atau lebih atau dengan perkiraan berat badan janin 1.000 gram. Kedua hal itu dapat berakibat serius pada kehamilan, mulai dari kematian ibu dan bahkan dapat menyebabkan kematian janin.

Menurut Oxorn, PP terjadi pada kira-kira 1 dari 200 kelahiran dan SP diperkirakan 1 dalam 80 kelahiran. Kejadian pada wanita hamil usia lebih dari 35 tahun, 4 kali lebih sering dibandingkan dengan yang berusia kurang dari 25 tahun.

Penyebab pasti PP belum diketahui dengan jelas, namun sering dijumpai pada wanita multipara (yang melahirkan bayi hidup untuk kedua kalinya atau lebih), pada wanita dengan riwayat PP pada kehamilan sebelumnya, kehamilan multipel, riwayat operasi sesar, usia ibu yang tua saat hamil, dan merokok. Diperkirakan, jika terjadi kekurangan lapisan rongga rahim pada bagian atas, maka plasenta akan tumbuh melebar dalam upaya mendapatkan suplai darah yang lebih memadai. Pada banyak kasus, sumber perdarahannya tidak diketahui, kemungkinan didahului oleh suatu trauma berupa manipulasi dan vagina ataupun hubungan seksual.

Penyebab SP pun belum diketahui dengan jelas, namun kondisi tertentu yang dapat menimbulkan terjadinya hal ini adalah trauma pada ibu (jatuh, kecelakaan mobil, dll.), usia ibu yang tua, tali pusat yang terlalu pendek, tekanan darah tinggi pada saat hamil dan sebelum hamil, riwayat SP pada kehamilan sebelumnya, peregangan rahim yang berlebihan seperti pada kehamilan kembar dan cairan ketuban yang berlebihan, pecah ketuban, merokok lebih dari 1 bungkus per hari, dan kekurangan gizi.

Tanda dan Gejala

Tanda dan gejala pada SP mencakup perdarahan dari vagina yang biasanya berwarna kehitaman dan jika terjadi kehilangan darah yang banyak, dapat mengakibatkan syok. Gejala lainnya, nyeri perut yang tajam dan berlangsung tiba-tiba, serta kontraksi rahim yang terjadi dapat menyebabkan terjadinya persalinan prematur. Pada pemeriksaan luar, bagian-bagian janin sulit diraba dan denyut jantung janin pun sulit didengarkan.

Dalam menentukan penyebab APB ini dilakukan mulai dengan wawancara mengenai perjalanan penyakitnya mencakup faktor risiko yang ada. Lalu dilakukan pemeriksaan fisik untuk mengetahui keadaan umum ibu, disertai dengan pemeriksaan laboratorium menyangkut hemoglobin (derajat anemia) dan akdar fibrinogen (salah satu komponen faktor pembekuan). Lalu pemeriksaan letak plasenta yang dapat dilakukan secara langsung maupun tidak. Yang sering dilakukan adalah cara tidak langsung dengan bantuan ultrasonografi (USG). Dengan cara ini, ibu tidak merasakan nyeri, tidak menimbulkan bahaya radiasi bagi ibu dan janin, dan tidak merangsang timbulnya perdarahan.

Penanganan yang dilakukan disesuaikan juga dengan keadaan umum ibu dan keadaan janin yang dilakukan dengan alat monitor elektronik dan bagaimana posisi plasenta. Pada PP ada beberapa derajat penutupan pembukaan jalan lahir. Pun pada SP yang dibagi kedalam 4 tingkatan dari 0-3. Derajat ini juga menjadi pertimbangan dalam penanganan yang dilakukan oleh tenaga medis.

UPAYA PENCEGAHAN APB

* Usahakan wanita menikah dan hamil antara usia 25-35 tahun.

* Lakukan pemeriksaan secara teratur ke tenaga kesehatan minimal 4 kali selama kehamilan dan lakukan pemeriksaan USG minimal 1 kali selama masa kehamilan.

* Segera hubungi tenaga kesehatan terdekat jika mengalami perdarahan dari vagina.

* Kurangi risiko trauma pada ibu hamil — jangan berjalan terlalu jauh tanpa ada yang menemani dan hati-hati jika berjalan di atas permukaan yang licin.

* Konsumsi makanan yang bergizi, terutama yang banyak mengandung asam folat dalam 3 bulan pertama kehamilan.

* Ikutilah program Keluarga Berencana sehingga usia ibu pada saat hamil tidak terlalu tua dan jumlah anak serta jarak kehamilan dapat diatur.

* Jika Anda telah mengetahui diri Anda menderita plasenta previa dan telah dilakukan operasi sesar pada kehamilan sebelumnya, Anda dapat mempelajari prosedurnya dan bersiap untuk proses persalinan.

Oleh dr. Made Mahadinata Putra

diambil dari ::artikelkesehatanonline::

About these ads

One thought on “Hati-hati, Perdarahan Saat Hamil Tua

  1. Bibi Lung..quw mo nanya, kata temen-temen aku, klo lagi hamil tapi jauh dari suami, bisa berakibat pada janin yang dikandung. katanya, bayi yang dilahirkan nanti itu “bayi muda”. kebetulan suami aku kerja di luar negri saat usia kehamilanku baru 1,5 bulan trus pulangnya, insya Allah bayi aku dah lahir. mohon jelaskan?1

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s