Memahami dan Mangatasi 6 Perilaku Jahil
Di masa eksplorasi, anak jelas akan mengeksplorasi apa saja yang dianggapnya baru dari lingkungan sekitarnya. Beberapa perilaku eksploratifnya sering dianggap nakal tapi mampu membuat orang tua tersenyum, tertawa terbahak-bahak, atau bahkan terkaget-kaget. Berikut 6 perilaku jahil yang paling sering didapati pada anak batita. Langkah penanganannya diberikan oleh Molly Marsal, Psi., dari Yayasan Kesejahteraan Anak Indonesia (YKAI).
1. JAHIL Banyak sekali kejahilan si kecil yang membuat orang tua tersenyum dikulum. Saat si ibu nonton telenovela, contohnya, si kecil yang masih berumur dua tahun sekonyong-konyong mematikan teve lalu sembunyi di balik pintu. Sikap seperti itu, tutur Molly, muncul karena di usia ini batita memang sedang asyik-asyiknya mencoba berbagai aksi sambil menunggu reaksi apa yang didapat dari lingkungannya. Anak yang jahil mematikan teve tentu bukan tanpa maksud. Ia justru sangat menikmati proses sebab-akibat yang dirasakan lingkungannya. Secara tidak langsung bukankah anak akan penasaran, reaksi apa yang akan ditunjukkan si ibu saat tevenya dimatikan. Marah? Bingung? Atau justru cuma senyum-senyum seraya mencari-cari dirinya di tempat persembunyian? Jika reaksi terakhir yang ditunjukkan orang tua, anak akan mendapatkan kesenangan dari perilakunya dan cenderung akan melakukannya berulang-ulang. Perilaku ini tentu masih bisa ditolerir jika dilakukan sekali dua kali dan tidak sampai menghambat aktivitas orang tua. Sementara bila dilakukan terus-menerus, otomatis orang tua akan terganggu kenikmatannya nonton teve. Read more…



komentar pengunjung