Arsip

Arsip untuk Agustus, 2008

Posisi Tidur yang Baik Selama Hamil

Minggu, 17 Agustus 2008 bibilung 6 komentar

Info Kesehatan

Dr Ong Tjandra, SpOG

Sulit tidur, itulah gangguan yang amat ‘menyiksa’ ibu hamil. Memang normal, tapi ada baiknya Anda kuasai kiat untuk mengatasinya.

Tidur lelap seolah menjadi ‘barang mahal’ di masa hamil. Ada saja gangguannya, apakah itu perasaan tak nyaman, terganggu mimpi aneh atau bermimpi buruk. “Ibu hamil yang sudah tidak bisa tidur dengan baik di awal kehamilannya boleh jadi akan merasa sangat sedikit tidur di kehamilan lanjut.”

Sulit tidur di malam hari dapat membuat kondisi ibu hamil menurun. Konsentrasi berkurang, mudah lelah, badan terasa pegal, tidak mood bekerja, dan cenderung emosional. Tentu saja hal ini dapat membuat beban kehamilan semakin berat. Selain harus menyesuaikan diri dengan perubahan hormon maupun perubahan fisik, ibu hamil juga harus berjuang menghadapi stamina yang menurun drastis. Read more…

Categories: kehamilan

Posisi Tidur Nyaman Ibu Hamil

Sabtu, 16 Agustus 2008 bibilung 1 comment

Pada kehamilan lanjut, Anda sering sulit tidur. Jadi, posisi tidur apa yang paling pas?
Sebenarnya, alasan utama di balik masalah tidur saat hamil adalah membesarnya ukuran janin Anda. Nggak heran kan, kalau Anda jadi serba salah ketika tidur. Berikut posisi tidur yang oke ketika perut sudah menjadi lebih besar:

  • Menyamping ke kiri. Caranya? Berbaring menyamping dengan menekuk lutut. Biar lebih nyaman lagi, letakkan bantal di antara kaki, bawah punggung, dan bawah perut.

Catatan: Inilah posisi tidur yang paling direkomendasikan dokter ketika perut membesar. Hati Anda terletak di bagian kanan perut, sehingga tidur menyamping akan membuat janin terhindar dari tekanan organ yang besar itu. Posisi ini bisa juga mengoptimalkan aliran darah ke plasenta dan janin. Read more…

Categories: kehamilan

Mengapa Ibu Hamil Sulit Tidur?

Jumat, 15 Agustus 2008 bibilung 1 comment

Mengapa Ibu Hamil Sulit Tidur?

Ketika kehamilan memasuki trimester ketiga, sederet keluhan pasti dirasakan oleh ibu hamil. Tak hanya penambahan berat badan, tapi juga rasa pegal di bagian punggung dan nyeri di bagian tulang belakang juga di sekitar pinggang. Akibatnya, ibu hamil cenderung mengeluh sulit beristirahat, sehingga waktu tidur pun menjadi lebih sedikit.

Ketidaknyamanan ini biasanya diakibatkan karena perubahan fisik yang terjadi. Selain rahim yang membesar sehingga mempersulit posisi tidur, perut yang besar juga akan menekan usus ke atas sehingga mendesak diafragma, akibatnya ibu hamil jadi susah bernapas.

Belum lagi, janin yang membesar sering kali menekan kandung kemih ibu. Akibatnya, sebentar-sebentar ibu ingin buang air kecil dan ini membuatnya harus bolak-balik ke kamar mandi. Keadaan ini pun semakin membuat ibu hamil menjadi sulit beristirahat dan tidur.

Cara mengatasinya:

  1. Cobalah mengatur posisi tidur. Secara medis, ibu hamil dianjurkan untuk tidur dengan posisi miring ke kiri. Dengan posisi ini maka rahim tidak menekan pembuluh darah besar yang dapat mengganggu aliran darah dari ibu ke janin. Sehingga asupan darah untuk pertumbuhan janin pun tetap berjalan baik.

  2. Agar terasa lebih rileks, cobalah ganjal kaki dengan bantal. Dari tumit hingga betis dengan dua bantal, dan dari lutut hingga pangkal paha diganjal dengan 1 bantal. Posisi ini memungkinkan ibu hamil merasa lebih nyaman karena seluruh bagian kakinya memiliki penahan.

Posisi yang tidak dianjurkan:

  1. Posisi tidur telentang. Pasalnya, selain posisi ini dapat menghambat aliran darah dari ibu ke janin, ibu pun akan terasa sesak saat bernapas.

  2. Hindari posisi tidur meringkuk dan tengkurap. Posisi tidur berpotensi menimbulkan sakit di perut, pinggul, dan rasa pegal di punggung. Hal ini karena berat janin menekan jaringan-jaringan di dalam rahim yang berhubungan dengan paha dan punggung.

Categories: kehamilan